Tanda Kanker Payudara Stadium Awal dan Cara Mendeteksinya

6 Apr
Tanda kanker payudara stadium awal

Kanker payudara menempati peringkat pertama penyakit berbahaya yang menyerang wanita Indonesia. Bahkan menurut laporan Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO), terdapat  65.858 kasus kanker payudara di Indonesia sejak 2020 lalu. Karenanya, penting untuk mengenali tanda kanker payudara stadium awal dan cara mendeteksinya.

Kanker payudara juga berbahaya karena beberapa orang tidak melihat tanda-tanda kanker payudara sama sekali, dan semakin lama dibiarkan, maka semakin lama pula proses penyembuhan. Sebaliknya, semakin dini dideteksi, semakin tinggi pula angka penyintas 5 tahun kedepan.

Ada beberapa tanda kanker payudara stadium awal yang perlu diwaspadai. Tanda tersebut akan dijelaskan pada pembahasan di bawah ini. Tujuannya agar bisa berhati-hati dan memeriksakan diri sedini mungkin agar bisa dilakukan pengobatan yang tepat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai gejala awal kanker yang sering menyerang wanita, cek artikel berikut “Waspadai Tanda Awal Kanker Serviks dan Cara Mencegahnya“.

Tanda Kanker Payudara Stadium Awal yang Perlu Diketahui

Gejala atau tanda yang paling sering terjadi adalah munculnya benjolan di payudara. Meskipun demikian, tidak semua benjolan adalah gejala awal kanker. Simak artikel ini untuk mendapatkan penjelasan lengkapnya:

1. Adanya Benjolan di Payudara

Mayoritas kanker payudara ditandai dengan adanya benjolan yang abnormal di sekitar payudara. Benjolan tersebut ada yang menimbulkan rasa nyeri dan ada yang tidak. Bahkan beberapa wanita mengaku tidak merasakan apapun, sebelum benjolan membesar. Sebagai tindakan antisipasi, sebaiknya periksa payudara setiap bulan dengan teknik SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis).

Tujuan pemeriksaan tersebut untuk mengenal jaringan apa yang ada di dalam benjolan payudara. 

2. Kondisi Puting yang Berubah

Tanda yang kedua adalah terjadinya kondisi puting yang berubah. Pada beberapa penderita kanker payudara mengaku bahwa puting terlihat tertarik ke dalam dan terkadang mengeluarkan cairan berwarna kemerahan.

Tanda ini cukup sering diabaikan, terlebih oleh wanita yang usianya lanjut. Mereka hanya berpikiran cairan tersebut biasa adanya.

3. Kulit Payudara yang Berubah

Tanda kanker payudara stadium awal yang mudah dikenali adalah kulit payudara yang berubah. Ada beberapa subtipe kanker yang langka dan mampu mengubah kulit payudara.

Mayoritas perempuan mungkin menyadari jika perubahan kulit payudara tersebut hanya infeksi biasa dan ditandai dengan iritasi, penebalan kulit, kemerahan dan adanya lekukan jaringan. Beberapa ada yang berubah menjadi seperti kulit jeruk, dan kondisi ini harus segera diperiksakan ke rumah sakit terdekat.

4. Adanya Benjolan di Ketiak

Jaringan kanker payudara bisa meluas hingga di bawah ketiak atau lengan. Sel tersebut menyebar melalui kelenjar getah bening sehingga muncul benjolan abnormal di bawah ketiak atau lengan. Kondisi ini merupakan tanda stadium awal yang perlu diwaspadai.

Sebaiknya Anda juga perhatian dengan kesehatan payudara karena sel-sel kanker tidak bisa diketahui kapan dan dimana tumbuhnya. Perhatian mendetail yang dilakukan secara rutin merupakan awal hidup sehat jangka panjang. 

Tanda-tanda Lanjutan 

Pada kanker stadium lanjut, benjolan dapat membengkak atau menjadi borok di kulit payudara. Di tahap ini, kanker payudara dapat menimbulkan nyeri tulang, penurunan berat badan tanpa sebab, serta pembengkakan lengan atau ulserasi (lesi berbentuk seperti kawah) pada kulit.  

Ada juga gejala tambahan saat kanker payudara menyebar ke organ, antara lain:

  • Paru-paru: batuk terus-menerus, berdarah dan berlendir, sesak nafas, rasa tidak nyaman dan nyeri di paru-paru, serta mengi
  • Tulang: nyeri tulang yang terus-menerus
  • Hati: perut bengkak, warna kulit menguning, dan gatal-gatal  

Macam-Macam Benjolan yang Perlu Diwaspadai

Rata-rata benjolan yang mengarah ke stadium awal adalah ukurannya besar, keras, muncul secara tiba-tiba dan terkadang tidak sakit ketika disentuh. Ukuran benjolan tersebut akan terus membesar seiring berjalannya waktu. Ada yang mingguan, bulanan hingga tahunan. Benjolan ini bisa dirasakan di permukaan kulit. Contohnya ada di payudara, leher, testikel, lengan dan ketiak.

Apabila Anda menemukan tanda kanker payudara stadium awal yang satu ini, sebaiknya sesegera mungkin memeriksakan diri ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Berdasarkan paparan dari Centers for Disease Control and Preventions, benjolan kanker payudara memiliki ciri seperti:

  • Muncul di area tertentu seperti payudara, ketiak dan lengan
  • Adanya penebalan dan pembengkakan di bagian payudara
  • Benjolan diiringi dengan kulit kemerahan dan mengelupas di area puting dan sekitarnya
  • Adanya iritasi pada sekitar benjolan atau lekukan kulit payudara
  • Puting terasa lebih sakit dari biasanya
  • Benjolan disertai dengan puting yang mengeluarkan cairan tertentu selain susu, seperti darah
  • Bentuk payudara yang berubah, salah satu ada yang lebih besar
  • Adanya rasa nyeri di sekitar benjolan dan payudara

Apabila mengalami tanda-tanda di atas, segera lakukan pemeriksaan.

Cara Mendeteksi (SADARI dan SADANIS)

Semakin cepat sel kanker diketahui, semakin cepat pula proses pengobatan akan berlangsung. Pada umumnya ada dua teknik yang terkenal. Pertama adalah SADARI yaitu pemeriksaan payudara sendiri dan SADANIS pemeriksaan payudara secara klinis.

1. SADARI

Ada beberapa langkah dalam mengetahui tanda kanker payudara stadium awal dengan teknik SADARI:

  • Perhatikan dengan teliti bentuk payudara di depan cermin dengan meluruskan kedua lengan ke bawah. Apabila terdapat benjolan atau perubahan warna, bentuk dan ukuran (antara yang kanan dan kiri) maka perlu dicurigai.
  • Angkat kedua lengan hingga ke atas sampai berada di belakang kepala. Lakukan penekanan ke arah ke depan dan tekan dengan kuat kedua tangan menggunakan pinggul. Gerakkan juga lengan dan siku ke arah depan sambil mengangkat bahu. Cara ini akan menegangkan otot Anda sehingga lebih mudah benjolan atau cekungan abnormal yang mungkin ada lebih mudah terlihat.
  • Angkat tangan kiri kemudian raba menggunakan tiga ujung jari tengah kanan yang sudah dirapatkan. Meraba dilakukan dengan gerakan memutar dengan lembut dari arah jam 12 bergerak ke arah tengah hingga puting, menggerakkan ke atas dan bawah.
  • Lakukan penekanan secara perlahan di sekitar puting dan amatilah apakah ada cairan yang keluar atau tidak. Jika tidak sedang menyusui, cairan tersebut umumnya mengandung darah, berwarna kuning sampai hijau, atau bisa juga bernanah.
  • Berilah perhatian yang lebih pada payudara bagian tepi luar atas yang berada di dekat ketiak, karena biasanya tumor atau kanker ditemukan di area ini.

2. SADANIS

Pemeriksaan yang kedua adalah SADANIS. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter spesialis untuk pemeriksaan lebih lanjut. Umumnya dokter akan melakukan tes dengan USG dan mammografi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan gejala awal kanker, cek artikel berikut “Cara Membaca Hasil Pap Smear. Bagaimana Jika Positif?“.

Ada beberapa layanan di Indonesia yang telah memiliki fasilitas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dengan menyeluruh. Salah satunya adalah Bunda Hospital Denpasar. Rumah sakit ini telah memiliki fasilitas modern yang siap untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan wanita, persalinan, 24/7 emergency service, telekonsultasi, home care, dan berbagai layanan kesehatan lainnya.

Dapatkan berbagai paket menarik untuk pemeriksaan kesehatan wanita dari Bunda Hospital Denpasar. Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut.

Share:

Jl. Gatot Subroto Barat No. 455x

Denpasar Barat, Bali – 80117

Reservation

onebunda.com

Whatsapp

+62859-4536-0903